Sebuah crita tentang hidup dari negeri India

10 Nov

Ada sebuah crita ni tentang hidup..moga – moga bisa guna buad lu pada dhe..

Saya pikir, hidup ini kykny cmn nambain kesulitan2 saya aja!! ‘Kerja menyebalkan, hidup tak berguna, dan gak ada sesuatu yang beres!! Tapi semua itu berubah.. sejak kmaren.. Pandangan saya tentang hiduo ini benar- benar berubah!!

Tepatnya terjadi setelah saya bercakap- cakap dengan teman saya. Ia mengatakan kepada saya bahwa walau ia mempunyai dua pekerjaan dan berpenghasilan sangat minim setiap bulannya, namun ia tetap merasa bahagia dan senantiasa bersuka cita. Saya pun jadi bingung, bagaimana bisa ia bersukacita dengan gajiny yang minim itu untk menyokong kedua orangtuanya, mertuanya, istrinya serta dua putriny.ditambah lagi tagihan2 rumah tangga.

Kemudian ia menjelaskan bahwa itu semua karena suatu kejadian yang ia alami di India. Hal ini dialaminya beberapa taun yang lalu saat dia sedang berada dalam situasi yang berat. Setelah banyak kemunduran yang ia alami itu, ia memutuskan untuk menarik nafas sejenak dan mengikuti tur d India. Ia mengatakan bahwa di India, ia melihat tepat di depan matanya sendiri seorang ibu MEMOTONG tangan kanan anaknya sendiri dengan sebuah golok!!!!

Keputusasaan dalam mata sang ibu, jeritan kesakitan dari seorang anak yang tidak berdosa yang saat itu masih berumur 4 tahun!!!, terus menghantuinya sampai sekarang. Kamu mungkin bertanya- tanya kenapa ibu itu begitu tega memotong tangan anaknya sendiri. Ternyata, semua itu dilakukan agar anaknya dapat…….MENGEMIS!!! Ibu itu sengaja membuat anaknya cacat agar dikasihani oleh orang- orang dijalan. Saya benar- benar tidak dapat menerima hal ini, tetapi ini adalah KENYATAAN. Hanya saja hal mengerikan seperti ini terjadi dibelahan dunia yang lain..

bersambung….

12 Tanggapan to “Sebuah crita tentang hidup dari negeri India”

  1. dephie November 11, 2008 pada 5:47 pm #

    o mi god..tak disangka..seremm banget..bnr an dipotong tuh?!

  2. debi November 11, 2008 pada 9:59 pm #

    sereeeeeem.sadis dah

  3. pile November 12, 2008 pada 4:56 pm #

    ini beneran ne??? crita nyata??? kok bersambung? mana crita ttg hidupnya? hueee

  4. Innet November 12, 2008 pada 9:25 pm #

    wew…serius nih??
    sadis banget….
    untuk dapet duit tega motong tgn anknya sendiri..ckckck

  5. Donald Davis Hall November 12, 2008 pada 9:32 pm #

    mknya bersambung\

    lom slese

    iy bneran thu

    ngap gw boong

  6. segatheoriginal November 12, 2008 pada 9:43 pm #

    ohh cerita ttg itu toh..
    klo itu sih..
    di indo juga banyak yang ngelakiun sama kyk sih ibu ituu..
    ngga punya otak n ngga bisa pikir panjang..dodol bgt..

  7. Innet November 12, 2008 pada 9:52 pm #

    di indo jg byk?? wew…
    ibunya gak mikir kali ya…gimana nasibnya ank itu…kan hidup ank itu msh panjang…klo ud cacat kan cari kerja jg susah….
    kasian bgt anaknya..

  8. segatheoriginal November 12, 2008 pada 9:54 pm #

    namanya juga gara2 desakan ekonomi net..
    ya ngga bisa mikir panjang..
    mreka kan butuhnya skrg,,
    kalo tunggu mpe besar uda mati duluan kali ntar
    ahhaha
    wah2..
    uda malem nih…
    ntar kl blm tdr di marain lagi gw..
    gyahhahaa xD

  9. krisna November 13, 2008 pada 9:12 pm #

    begh. sega. bisa bgt dah.
    ibunya koq tega yah? gile. gak mikir apa klo ntar anknya uda gede jadi gimana..

  10. ines November 14, 2008 pada 9:18 pm #

    sadis..

  11. katrina November 16, 2008 pada 2:52 pm #

    masi mending ini ada alasan buat mengemis (ga mending juga sih).. gimana yg di suku dani? potong jari karena tradisi? yg gw baca waktu itu, kalo bapaknya pahlawan dan meninggal, anak ce (lupa yg sulung ato bungsu) mesti dipotong jari kelingkingnya. beghh..ga masuk akal!!

  12. -JuLz..- November 16, 2008 pada 10:30 pm #

    Walah2,, tradisi nya aneh bgt,, kl anaknya cowo gimana tuh kat??
    Apanya yang dipotong??

    Yah ,, kalo orang ngemis mah emg musi banyak akalnya,, kadang kadang aja ada yang nyewa anak orang(bayi) bwt ngemis..
    ckckckck..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: